imvina

Discovering a New World of Printing

Posted on: November 14, 2011

Hari Kamis 2 minggu yang lalu, tepatnya tanggal 2 November 2011, saya pergi ke pameran percetakan bertajuk ALLPRINT INDONESIA 2011 yang diadakan di Jakarta International Expo Kemayoran. Sebenarnya pada awalnya saya tidak tahu (dan tidak berminat :p) untuk datang ke sana, tapi berhubung Mr Santo memberitahu dan menugaskan untuk cari ilmu ke sana, akhirnya saya dan 6 teman saya yang lainnya pergi ke sana😀

Ada banyak perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam pameran ini. Kebanyakan perusahaan-perusahan itu berperan sebagai supplier ataupun distributor mesin saja, tetapi ada juga yang sekaligus menjual material hingga menawarkan jasa percetakan itu sendiri.

Beberapa perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam pameran digital printing tersebut antara lain : PT. Nusindoprima Indah, PT. Bintang Cakra Kencana, PT. Arotech International, PT. Victoria Inti Persada, PT. Artha Intilestari, PT. Epson Indonesia, PT. Eka Maju Mesinindo, Indokarta, Grogol Jaya, Aneka Warna, eInstruction, Cyber (PTE) Limited, TATA Office Products Inc, Prodigi, dan masih banyak lagi.

Well, perjalanan saya ke sana cukup berat, dari Tanjung Duren, saya harus ke rumah teman saya yang di Pademangan, karena rumah dia yang paling dekat dengan JCC. Dari Tanjung Duren saya harus naik busway dan angkot untuk bisa sampai ke rumah teman saya. Kondisi cuaca yang super duper panas waktu itu sukses bikin baju saya basah dan rambut saya lepek, haha.. -_-”

Dari rumah teman saya itu kami pergi naik 2 bajaj ke JCC. Sampai di JCC kami langsung mencari Hall D, dan untungnya tidak susah untuk menemukannya🙂

Sebelum masuk ke ruang pameran kami harus registrasi terlebih dahulu untuk dapat name tag. Tanpa name tag kita tidak diperbolehkan masuk ke ruang pameran.

Begitu masuk ruang pameran jreng jreennngggg, bingung mau ngapain, sejauh mata memandang banyak mesin-mesin yang tidak jelas fungsinya apa, haha..

Akhirnya berbekal keterampilan komunikasi yang lumayan kita berpencar jadi 3 grup dan mulai tanya sana-sini dan mendapatkan informasi yang awalnya benar-benar kita ngga tahu. Untungnya kebanyakan dari orang-orang di pameran itu ramah-ramah dan mau berbagi ilmu dengan kami.🙂

Banyak sekali ilmu yang saya dapatkan, dari pameran ini saya seperti menemukan dunia lain dari percetakan. Berikut akan saya beberkan ilmu-ilmu tersebut :p

PROSES PERCETAKAN

Percetakan ternyata tidaklah seringkas yang selama ini kita pikirkan: tinggal menyediakan disain lalu masuk ke mesin cetak dan selesai. Memang benar, dalam proses percetakan tertentu cukup dengan cara seperti itu, misalnya jika kita ingin membuat poster, kita hanya perlu membuat disain posternya lalu mencetaknya. Tetapi hal tersebut tidak berlaku untuk semua proses percetakan. Misalnya saja untuk mencetak yang ribuan harus menggunakan yang namanya plate (akan dijelaskan dibagian mesin) agar hasilnya lebih bagus dan lebih murah. Salah satu contohnya, untuk mencetak koran yang beribu-ribu eksemplar, pertama tiap halamannya harus dicetak ke kalkir atau film, lalu di cetak ke plat, dan terakhir baru dicetak ke atas kertas korannya.

Proses percetakan sendiri sebenarnya bukan hanya sekedar mencetak. Sebelum mencetak tentu perlu yang namanya membuat disainnya, lalu mencetaknya, dan yang terakhir adalah finishing seperti di bentuk, di lipat, di lem, di lubangi, di jilid, dan sebagainya. Contohnya, jika kita ingin membuat kardus, setelah membuat disain kardusnya, lalu dicetak, dan setelah itu harus mengalami proses pelipatan dan pengeleman hingga akhirnya berbentuk kardus yang benar.

Jika membicarakan mengenai percetakan, sebenarnya tidak hanya yang namanya mencetak di atas kertas, tetapi juga termasuk mencetak di atas material-material lain seperti kanvas, kaca, kain, plat, plastik, akrilik, kulit, plastik, keramik, plywood, kayu, PVC, dan masih banyak lagi. Mencetak pun dapat dengan berbagai bentuk dan ukuran.

MESIN

Di pameran tersebut terdapat berbagai macam mesin percetakan dengan teknologi yang sangat canggih, dan dengan merek, harga, serta kualitas yang bermacam-macam. Sebagian besar mesin berasal dari daerah China, seperti GuangZhou dan Taiwan, tetapi ada juga yang berasal dari negara lain seperti Jepang.

Harga mesin-mesin percetakan pada umumnya ditawarkan dalam US$, dengan kisaran 20.000 US$ hingga ratusan ribu US$. Jika dilihat dari kisaran harga yang terdapat di dalam pameran mesin tersebut, menurut kami relatif mahal, Tetapi di balik itu semua, “harga tidak membohongi” dalam arti bahwa tingkatan harga, disesuaikan dengan kegunaan serta tingkat kualitasnya. Para pengusaha yang bergerak di bidang advertising tentunya tidak akan ragu untuk mengeluarkan dana yang besar untuk membeli sebuah mesin yang memang memiliki manfaat untuk kemajuan perusahaannya dalam menciptakan hal-hal yang baru demi kepuasan para pelanggannya.

Beberapa mesin cutting plotter yang digunakan dalam percetakan misalnya yaitu Laser Engraving Machine dan Laser Cutting Bed. Mesin-mesin ini digunakan untuk mencetak spanduk, sticker, photo, dll dalam ukuran yang besar. Lalu ada juga mesin grafir untuk mencetak akrilik. Biasanya mesin-mesin tersebut digunakan di pabrik-pabrik besar yang memang bermain di dalam dunia percetakan/periklanan. Selain itu, tentunya masih banyak lagi mesin-mesin lainnya yang sangat berteknologi tinggi.

Jika kita ingin mencetak lebih dari 1000 cetakan biasanya kita menggunakan mesin offset. Mesin cetak  yang menggunakan plate berbahan alumunium terbagi menjadi dua : (1) CTP ( Computer to Plate  ) plate mahal dan mesin murah, (2) CTCP ( Computer to Conventional Plate ) plate murah dan mesin mahal.

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih ada juga plate yang tidak menggunakan alumunium lagi tetapi hanya menggunakan arsi paper yang menggunakan thermal digiplater.

Mesin digital printing dibagi menjadi indoor dan outdoor, yang dibedakan berdasarkan kualitas dan kegunaannya.

Mesin Indoor mempunyai kualitas tinggi, hasil cetakannya lebih bagus, gambarnya lebih jernih dan tajam karena orang melihat dari jarak dekat. Biasanya untuk diletakkan di dalam ruangan ataupun yang diliat secara dekat seperti banner, foto, poster, flyer, dan sebagainya. Tinta yang digunakan adalah jenis water base sehingga tidak tahan terhadap sinar matahari atau air. Hasil cetak Indoor tidak dapat digunakan di luar ruang melebihi 1 bulan dan harga cetaknya lebih mahal.

Sedangkan untuk outdoor kualitasnya tidak sebagus indoor. Mesin Outdoor mencetak dengan kualitas rendah. Biasanya untuk digunakan di luar ruang seperti billboard, baliho, dan iklan yang ditempel di mobil. Tinta yang digunakan adalah tinta solvent(minyak) sehingga tahan terhadap cuaca, matahari dan hujan. Daya tahan bergantung dari kualitas tinta dan kualitas dari bahan/media cetak.Karena kualitas tidak sebaik indoor biayanya lebih murah. Namun sekarang banyak mesin-mesin cetak outdoor dengan kualitas indoor, sehingga hasil cetakannya lebih bagus.

Selain itu, dalam pameran tersebut juga banyak bermacam-macam alat penjilidan yaitu seperti Drill Punchs, Ho-Punchs, Punch Boy. Alat-alat ini digunakan untuk menjilid serta melubangi kertas dalam jumlah yang banyak. Jenis binding wires yang digunakan, terdapat banyak model serta ukuran. Ada yang berbentuk spiral, comb, wire, dll. Di samping itu, ada juga yang namanya Punch Paper, Check Writer, Paper Shredder serta Ruler&Cutter. Semua alat-alat tersebut juga merupakan bagian dari proses penjilidan. Di sana juga terdapat mesin fotocopy dengan penciptaan teknologi yang lebih canggih, serta design yang lebih kecil dan simple.

MATERIAL BAHAN

Jika kita ingin mencetak spanduk bahan yang terbaik adalah FLEXI APOLLO dengan tingkat gramatur sebesar 340 .

Jika kita ingin mencetak sticker maka yang paling baik menggunakan bahan AVERY karena cetakannya yang lebih bagus dengan tingkat kelenturan 1000 dengan kualitas terbaik.

Beberapa jenis bahan lain yang digunakan untuk mencetak spanduk, sticker,photo, dll antara lain :

  1. Canvas Paper

Jenis kertas ini jika kita gunakan untuk mencetak photo akan menghasilkan cetakan dengan sentuhan canvas layaknya sebuah lukisan. Hasil akhir cetakan akan menampilkan photo yang persis dengan kertas canvas.

2.  Pemium Glossy Photo Paper

Kertas jenis ini biasa disebut oleh para penggunanya dengan sebutan high glossy, kertas jenis ini mampu menghasilkan cetakan dengan efek yang lebih mengkilap. Kertas jenis ini sangat cocok untuk mengcetak photo dengan resolusi tinggi. Walaupun harga kertas ini lebih mahal tetapi jika kita gunakan, akan menghasilkan cetakan photo yang maksimal dan lebih cerah.

3.  Double-Side Paper

Jenis kertas ini mampu digunakan untuk mencetak photo pada kedua sisinya (depan dan belakang). Kualitas photo yang dihasilkan juga cukup bagus, tidak

terlalu mengkilap dan cenderung doff. Jenis kertas ini cocok digunakan untuk mencetak pamflet yang biasanya digunakan untuk sarana promosi, sehingga para konsumen dapat melihat dikedua sisinya.

4. Laster Photo Paper

Laster photo paper biasanya digunakan untuk keperluan dokumenter karena jenis kertas ini sangat awet bahkan bisa bertahan hingga puluhan tahun, tidak mudah pudar, mampu menghasilkan efek doff, dan sangat cocok untuk photo dengan resolusi tinggi. Permukaan kertas yang mirip kulit jeruk adalah ciri khas untuk membedakan dengan jenis kertas lain. Ketahanan hasil cetakan membuat para konsumen puas, mungkin jenis ini bisa menjadi pertimbangan jika kita ingin serius didunia digital photo printing.

 

5.  Glossy Photo Paper

Kertas ini merupakan jenis standar cetak photo. Dengan jenis kertas yang mengkilap dan putih mampu menghasilkan cetakan yang cemerlang. Dapat digunakan untuk photo resolusi tinggi dan harga kertas yang relatif murah (standar cetak photo).

6. Sticker Glossy Photo Paper

Sering kita menjumpai sticker yang menampilkan photo dengan warna dasar kertas putih dan mengkilap, jenis ini sangat cocok untuk keperluan pembuatan sticker serta mampu mencetak photo beresolusi tinggi.

7.  Inkjet Paper

Kertas ini kurang cocok untuk keperluan digital photo printing, jenis kerta inkjet ini biasanya digunakan untuk keperluan grafis, seperti mencetak sketsa gambar, proof arsitektur rumah, grafik bar, dan sebagainya. Kualitas kertasnya lebih bagus dari jenis HVS karena serapan pada tinta lebih bagus dan cepat kering.

8.  Sublim Paper

Kertas jenis ini bukan digunakan untuk mencetak photo sebagai pajangan dirumah, didompet atau untuk dibingkai tetapi kertas ini digunakan sebagai mediator (media perantara) transfer gambar ke t-shirt (kaos). Jadi bila kita ingin sebuah gambar dipindahkannya ke t-shirt (kaos) maka gunakanlah jenis Sublim Paper karena kertas ini mampu memindahkan tinta dengan maksimal ke t-shirt.

Itulah jenis-jenis kertas yang banyak beredar dipasaran, tetapi sebenarnya masih begitu banyak jenis lainnya. Jenis yang sudah dijelaskan adalah yang paling mudah untuk ditemukan disekitar kita. Kemampuan kita sangat mempengaruhi hasil akhir cetakan, dengan mengenal jenis kertas memudahkan kita menyesuaikan dengan keperluan cetak. Berikut kami lampirkan beberapa contoh bahan di halaman terakhir.

MATERIAL TINTA

Ada 2  jenis tinta yang biasanya sering digunakan untuk digital printing  yaitu tinta waterbase dan tinta solvent.

Waterbase dibedakan lagi menjadi tinta dye dan tinta pigment. Tinta dye mempunyai kualitas warna yang sempurna tetapi tidak tahan lama jika digunakan pada outdoor. Tinta pigment kualitas warnanya juga baik tetapi tidak sebaik tinta dye namun sangat tahan jika digunakan di dalam ataupun luar ruangan.

Tinta Solvent juga terdiri dari standart solvent dan eco solvent. Tinta Eco solvent cocok untuk indoor dan sangat ramah lingkungan karena tidak bau sehingga tidak memerlukan ventilasi khusus dalam proses penggunaannya. Standart solvent cocok digunakan di luar ruang akan tetapi tinta ini menimbulkan bau yang menyegat karena tidak ramah lingkungan seperti eco solvent.

Sekian ilmu yang saya dapat dari pameran tersebut, semoga bisa bermanfaat bagi kalian juga🙂

 

Harmony of Life,

VINA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: