imvina

Good vs Bad Ad

Posted on: November 4, 2011

Annyeong! Long time no see, hahaha..  Ngga terasa udh lewat dari tengah semester aja, dan ga lama lagi tau-tau udah UAS🙂

Well, materi pertama setelah UTS di semester 3 ini adalah mengenai Menentukan Kriteria Iklan yang Baik dan yang Kurang Baik

Tiap hari tentu kita melihat begitu banyak iklan dimana-mana, entah itu di televisi, radio, di jalanan, kampus, sekolah, kantor, mall, dan masih banyak lagi. Dari begitu banyaknya iklan yang ada tentu terdapat iklan yang baik dan yang kurang baik (jelek? :p).

Nah, lalu bagaimana sih menentukan suatu iklan termasuk iklan yang baik atau tidak?

Djokolelono ( Creative Director Grey Advertising ) merumuskan prinsip-prisip penilaian iklan yang baik adalah iklan yang memiliki unsur SUPER “A” yaitu :

1. SIMPLE

Suatu iklan yang baik adalah iklan yang sederhana dan dapat dimengerti hanya dengan sekali lihat. Pengertian SIMPLE dapat diartikan tidak banyak elemen didalamnya serta komunikatif. Komutikatif berarti mempunyai kekuatan untuk mengajak konsumennya untuk berkomunikasi.

Iklan Volvo ini ingin menunjukkan bahwa setiap mobil Volvo adalah mobil yang ramah lingkungan. Iklan ini memang terlihat simpel dengan latar belakang hijau muda, gambar mobil yang cukup unik karena seluruh mobil ditutupi oleh rumput, dengan tulisan utamanya di kiri bawah “Every Volvo is a Green Volvo”. Orang yang melihatnya akan langsung mendapatkan inti dari iklan ini, yaitu ‘Volvo adalah mobil yang ramah lingkungan’.

2. UNEXPECTED

Sebuah iklan harus tidak terduga (unik), dapat menempatkan diri dalam benak pikiran masyarakat. Iklan yang unexpected akan jauh lebih diingat oleh konsumen dan akhirnya menjadi top of mind, dalam segmentasinya.

Pada iklan ini ditampilkan sebuah keunikan berupa seorang pria yang terbang dengan balon udara, namun api yang dihasilkan untuk menerbangkan balon udara itu bukan berasal dari gas melainkan dari mulut pria yang kepedasan karena makan “Pringles Hot & Spicy”. Karena keunikan konsep iklan ini orang akan mengingat terus iklan ini, di sisi lain juga dapat membuat orang penasaran sepedas apakah Pringles Hot & Spicy itu, sehingga iklan ini juga mempersuasi orang untuk mencoba atau paling tidak mengingat rasa baru Pringles ini.

3. PERSUASIVE

Persuasif artinya meyakinkan (daya bujuk), mempunyai pengaruh untuk orang untuk melakukan sesuai dengan keinginan dalam iklan tersebut. Iklan yang persuasive dapat mendekatkan diri dengan Brand kita dan dapat membuat kita tertarik untuk mencobanya. Persuasive membuat kita dapat mengingat suatu brand.

Iklan shampoo Clear ini memperlihatkan bagaimana bagusnya rambut Ello dan Sandra Dewi, hitam berkilau, kuat, dan tanpa ketombe, misalnya saja dengan cara Sandra Dewi membelai rambut Ello ataupun Ello yang menarik rambut Sandra Dewi kuat-kuat. Selain itu iklan ini juga ditambahi dengan narasi yang memperjelas mengenai fungsi shampoo Clear untuk mengatasi ketombe dan mengurangi rambut rontok. Iklan ini cukup meyakinkan sehingga orang yang melihatnya dapat menjadi tertarik untuk mencoba shampoo Clear agar mempunyai rambut yang bagus seperti Ello dan Sandra Dewi, yang juga dikenal sebagai artis yang memiliki rambut yang bagus.

4. ENTERTAINING

Menghibur tidak harus selalu lucu, tetapi mempunyai arti yang luas yaitu memainkan emosi audience. Ketika audience sudah terbawa maka dengan mudah bersimpati terhadap brand yang diiklankan.

Dalam iklan Bebestar ini, anak-anak kecil berpakaian dan berjalan di catwalk seperti layaknya bintang-bintang internasional. Ada yang dimintai tanda tangan, di foto, dan di wawancarai. Lalu di samping catwalk ada para ibu yang menjadi fans-fans mereka. Maksudnya mudah ditebak: ingin anak anda menjadi bintang? Ikuti Bebestar 2011. Iklan ini menunjukkan sisi unik dan entertaining dengan adanya anak-anak yang bergaya layaknya superstar dewasa yang biasa kita lihat di TV. Hal itu dapat membuat orang mengingat iklan ini sehingga dengan kata lain juga mengingat brand Bebelac.

5. RELEVAN

Iklan yang baik tentu saja iklan yang saling berhubungan. Iklan yang disajikan dengan sangat hebat dan terkadang ngelantur dengan brand produk tersebut pada akhirnya. Segala cara tersebut hanya untuk satu tujuan yaitu brand tersebut.

Dalam iklan ini ada gambar pria yang memakai kaos berkerah dengan klip menempel di kerahnya, lalu ditambah dengan kalimat singkat yang menjelaskan mengenai klip kerah tersebut. Jika kita melihat iklan ini, kita akan berpikir bahwa iklan ini adalah iklan klip kerah yang bermerk “Collar Clips”. Tapi pemikiran itu salah besar, karena sebenarnya iklan ini adalah iklan bir merk “Miller”. Antara konsep iklan dengan produk yang sebenarnya diiklankan sama sekali tidak ada hubungannya, orang yang melihatnya pun pasti tidak akan menyangka bahwa sebenarnya ini adalah iklan bir.

6. ACCEPTABLE

Harus dapat diterima secara pribadi. Banyak iklan yang mengundang reaksi masyarakat karena dianggap melampui nilai-nilai ketimuran. Karena keanekaragaman budaya maka iklan di Indonesia ide kreatifnya masih dibatasi oleh norma-norma masyarakat.

Iklan untuk mempromosikan club ini menyita banyak perhatian masyarakat sekitar terutama dari para umat kristiani. Bagaimana tidak, iklan ini menggunakan sosok seorang Paus yang sedang bermesraan dengan wanita seksi dan memegang botol minuman keras. Iklan ini mungkin sukses untuk mempromosikan club nya agar dikenal banyak orang, tapi sayangnya hal yang lebih menonjol adalah reaksi penolakan keras dari para umat katolik. Dan daripada mempersuasi iklan ini malah hanya memberikan masalah karena tentu menimbulkan banyak kontroversi dan di banned. Harusnya yang membuat iklan lebih memikirkan lagi akibat dari konsep iklan yang tentu menghina para umat katolik di dunia.

Keep Shining,

VINA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: