imvina

#advertising

Posted on: September 14, 2011

Last Friday I got some new knowledge about advertising from Mr. Santo🙂

Siapa sih yang ngga tahu iklan? Pasti semua tahu donk,bahkan secara ngga langsung terkadang kita beriklan lho. Bingung? Ngga usah bingung, haha..

Contoh yang paling mudah misalnya waktu kita bilang ke temen kita, “Eh, pecel lele di resto XX itu enak banget lho”. Itu aja udah termasuk iklan😀

Nah sekarang, masuk ke bahasan pokok. Sekarang saya mau membahas tentang nilai-nilai plus yang bisa didapatkan dari periklanan.

Jadi, kalo selama ini yang banyak dipikiran orang-orang (termasuk saya), iklan itu hanya untuk kesadaran merk, atau bahasa mudahnya untuk memperkenalkan dan menyebarluaskan suatu produk ke masyarakat. But, ternyata iklan punya sesuatu yang lebih dari itu lho! Sesuatu banget kalo kata Syahrini, hahaha.. Misalnya aja ada produk permen yang baru muncul, sebut saja si Candy. Biar masyarakat tahu kalo ada produk yang namanya Candy ini diperlukanlah iklan. Biar orang tahu ke-eksis-an si Candy ini.😛

Dan ngga cuma untuk kesadaran merk, ternyata iklan juga bisa membentuk identitas suatu produk. Contohnya, kalo mau beli indomie, orang-orang pasti bilang ke penjualnya mau beli indomie, bukan mie instant. coba kalo bilangnya mau beli mie instant? Penjualnya bakal bingung mie instant yang mana😀

Terus, iklan juga berguna untuk membentuk arti sebuah merk. Hal ini berkaitan dengan harapan dari sebuah merk baru.Misalnya, produk permen baru tadi, yaitu si Candy, mau jadi terkenal, dibutuhkanlah iklan.

Yang ke-4 adalah bayangan dari sebuah merk. Jadi melalui iklan, para konsumen jadi tahu gambaran besar mengenai suatu produk. Ini membantu mereka untuk mengenali produk tersebut.

Itu tadi nilai-nilai plus yang bisa didapatkan dari periklanan, sekarang ada 4 prinsip periklanan yang baik🙂

Pertama, iklan yang baik menghargai perhatian konsumen karena dibuat dengan ide-ide yang baik. Jangan sembarangan buat iklan, harus memperhatikan nilai-nilai dalam masyarakat. Misalnya aja, dengan tidak memasukan hal-hal yang berbau pornografi ke dalam iklan tersebut.

Ke-2, tanggapan konsumen adalah titik awal dalam merencanakan dan menciptakan iklan.

Ke-3, periklanan bukan semata-mata mengirimkan pesan kepada konsumen, namun menciptakan rangsangan yang tepat dan meninggalkan tanggapan/respon yang diinginkan. Nah, ini lanjutan dari poin ke-2. Jadi, iklan yang baik harus bisa membuat suatu produk mempunyai image positif di hati masyarakat.

Terakhir, periklanan hanya dapat dibuat khusus untuk satu macam produk/jasa saja. 1 merk ya 1 konsep🙂

Oh ya, di kelas ini gw juga dapet pengetahuan lain yang cukup unik, yaitu celana merk Levi’s yang ini nih

Dulunya ternyata adalah jeans untuk kuli-kuli, kayak gini kali ya dulu, hahaha😛

Ngga nyangka banget yaaa.. Sekarang Levi’s ternyata bisa jadi jeans untuk orang-orang kaya, WOW banget deh !! two thumbs up!!

Okeeee, segini dulu ya sharing mengenai advertising nya, next week bakal ada ilmu baru lagi dari Mr. Santo.  See you!😀

Life is Good,

Vina

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: